Taman Wisata Alam Sibolangit

SEJARAH : Bermula pada tahun 1914 atas prakarsa DR. J.C Koningsberger Direktur Kebun Raya Bogor ketika itu didirikan Kebun Raya (Botanical Garden) Sibolangit oleh Tuan J.A Lorzing sebagai cabang dari Kebun Raya Bogor. Selanjutnya pada tanggal 10 Maret 1938 dengan Surat Keputusan Z.B No.37/PK, Kebun Raya diubah statusnya menjadi Cagar Alam.  Mengingat Cagar Alam ini kaya akan berbagai jenis tumbuh-tumbuhan (flora) yang bukan hanya sekedar untuk koleksi, melainkan juga memberikan juga memberikan kontribusi yang sangat penting bagi keperluan ilmu pengetahuan dan pendidikan (sebagai laboratorium alam) serta pengembangan pariwisata (rekreasi), maka pada tahun 1980 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian No. 636/Kpts/Um/9/1980 sebagai Cagar Alam Sibolangit (seluas ± 24,85 Ha) dialih fungsikan menjadi kawasan Taman Wisata Alam Sibolangit.

TWA Sibolangit secara administratif pemerintahan, kawasan Taman Sibolangit ini terletak di Desa Sibolangit Kecamatan Sibolangit Kabupaten Deli Serdang Propinsi Sumatera Utara, sedangkan untuk pengelolaannya berada di bawah Balai Besar KSDA Sumatera Utara. TWA Sibolangit merupakan kawasan hutan hujan tropis di mana dari sejarah pembentukannya sebagai kawasan ekosistem buatan hasil dari penanaman pohon pada awal abad ke-20 (tahun 1914) sejak Kebun Raya Sibolangit dirintis. Kelompok Hutan Sibolangit terletak diantara jalan raya Medan Brastagi, sekitar 40 km dari kota Medan dengan waktu tempuh lebih kurang 1 jam. Sebagai jalur wisata, kondisi jalan sangat mulus sehingga dapat dilalui oleh berbagai jenis kendaraan bermotor roda 2 dan 4. Selain dari kendaraan pribadi, hutan Sibolangit ini juga dapat ditempuh melalui pengangkutan umum, baik jurusan (trayek) Medan-Brastagi maupun Medan-Sidikalang.

TWA Sibolangit umumnya ditumbuhi pepohonan yang besar dengan diameter lebih dari satu meter, diantaranya pepohonan Sono Kembang (Dalbergia latifolia), pepohonan Angsana (Ptrocarpus indicus), Sungkai Khihujan, ada juga jenis pohonan palm dan pinang. Disamping itu terdapat pula tumbuhan yang merambat seperti Philodendron sp. Di Taman Wisata Sibolangit juga ditemukan salah satu tumbuhan yang tergolong langka dan mempunyai daya tarik tersendiri yaitu Bunga Bangkai (Amorphophallus titanum). Sehingga banyak dikunjungi oleh wisatawan mancanegara dan nusantara.  Sedangkan jenis fauna yang sering dijumpai adalah kera (Macaca fascicularis), lutung (Presbytis sp) yang senang bermain-main di pohon dan trenggiling (Manis javanica). Sedangkan jenis burung yang hidup di kawasan itu antara lain Rangkong (Buceros bicornis), Enggang (Anthracocerus malayanus) dan Elang (Hawk galge).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s